GALERI SENDANGMULYO

Description
Artikel Faedah, Audio, Video dan Poster Dakwah dari para asatidzah serta ulama Ahlussunnah wal jamaah.

Semoga bermanfaat untuk kaum muslimin seluruhnya, aamiin

Pembina :
Ustadz Abu Ibrohim Yasir hafizahullah
We recommend to visit

Pemburu yang diburu.

Last updated 3 months, 1 week ago

Memaparkan maklumat awal dan kemaskini terkini berkaitan kemalangan, bencana, jenayah dan isu-isu semasa dalam dan luar negara setiap hari.

Last updated 1 month, 2 weeks ago

Rakyat Malaysia tunggal di Palestin. Berkongsi kehidupan seharian di Gaza.

Last updated 2 months ago

1 month, 3 weeks ago
**”PINJAMAN YANG BAIK AKAN DILIPATGANDAKAN BALASANNYA”**

”PINJAMAN YANG BAIK AKAN DILIPATGANDAKAN BALASANNYA”
https://t.me/salafysendangmulyo/1695
PEMBEBASAN LAHAN SARANA DAKWAH DI SENDANGMULYO TAHAP KE : 2

Allah Ta'ala berfirman:”Siapa yang memberikan pinjaman yang baik kepada Allah, maka Allah akan melipat gandakan balasan yang banyak untuknya.” ( Qs. Al Baqoroh: 245)

Update dana taawun sampai hari ini, Rabu tanggal 5 Februari 2025 M = Rp. 147.414.800.-
Kekurangan dana taawun : **Rp. 147.585.200,-

Dana taawun dapat disalurkan melalui rekening bank MANDIRI: 1350006156366 a.n HELMI EFFENDI Untuk konfirmasi transfer ke nomer : +62 851 01322111 ( Pak Hendro )
Laporan bisa dilihat pada link berikut ini:https://docs.google.com/spreadsheets/d/1rxgp7sBxiHkZdULSFQ3lVYjDXtk64zU0NwOe6Zt1wZ4/edit?usp=sharing
Mengetahui: 1. Al Ustadz Qomar Suaidi hafizhahullah (pembina)
2. Al Ustadz Isnadi hafizhahullah (pembina)
3. Al Ustadz Yasir hafizhahullah (Mudir Ma'had)
Jazaakumullohu khoiron wa baarokallohufiikum**

1 month, 3 weeks ago

(285)

Kembalilah!

Sekadar analog tentang pendaki gunung.

Mereka yang mencapai puncak dengan aman, lancar, dan menyenangkan, adalah yang mendaki dengan mengikuti semua aturan. Mulai dari preparing, sampai pulang kembali ke basecamp.

Pernah mendengar pendaki tersesat? Apa sebabnya?

Banyak pendaki tidak sampai ke puncak, bahkan tersesat, dan tidak jarang berakhir dengan kematian. Sebab terbesar adalah si pendaki itu sendiri.

Kondisi fisik tidak fit dipaksa mendaki, kurang konsentrasi, tidak memiliki wawasan atau informasi terkini, kurangnya persiapan, adalah faktor-faktor yang sering menyebabkan tersesat.

Ego yang diikuti juga menjadi faktor tersesat. Percaya diri berlebihan, bahkan arogan, membuatnya tidak menghormati aturan. Meremehkan dan mengarah ke sikap sombong, mendorongnya bersikap semau-maunya.

Sebenarnya rute sudah dibuat pasti. Jalur pendakian diberi rambu-rambu lengkap. Kondisi cuaca telah dipelajari. Perkiraan waktu disepakati. Namun, ego dan arogan merusaknya.

Karena tergoda gemericik air, ia tinggalkan jalur. Karena ingin jalan pintas, ia tinggalkan rombongan. Karena tertarik suara burung, ia masuk ke daerah yang masih asing. Karena mengejar hewan langka, ia tidak peduli arah. Akhirnya? Tersesat.

Maka, jangan tergoda dengan hal-hal yang membuatmu lupa dari tujuan sesungguhnya! Jika terlanjur keluar jalur, kembalilah! Segeralah berhenti, kemudian kembalilah ke rute pendakian!

Begitulah perjalanan manusia ke surga. Banyak sekali godaan yang merayu-rayu. Di setiap langkah, ada setan yang memanggil-manggil. Setiap panggilan setan, terlihat indah dan terdengar merdu.

Jangan tergoda! Kalaupun sempat salah langkah, sempat keluar jalur, maka kembalilah!

Allah Ta’ala berfirman:

وَأَنِيبُوٓاْ إِلَىٰ رَبِّكُمۡ وَأَسۡلِمُواْ لَهُۥ مِن قَبۡلِ أَن يَأۡتِيَكُمُ ٱلۡعَذَابُ ثُمَّ لَا تُنصَرُونَ

"Dan ber-inabahlah (kembalilah kalian) kepada Tuhan kalian, dan berserah dirilah kepada-Nya sebelum datang azab kepadamu, kemudian kalian tidak dapat ditolong lagi" QS Az Zumar; 54

Ibnul Qayyim dalam Thariqul Hijratain mendefinisikan al Inabah, " Kembali kepada Allah. Daya dorong dan daya tarik hati, seluruhnya kepada Allah. Hal ini, berlandaskan kekuatan cinta dan rasa takut ".

Al Inabah bertingkat-tingkat. Tingkat tertinggi, menurut Ibnul Qayyim, " Kembalinya ruh secara totalitas kepada Allah, yang didasarkan cinta murni yang sangat, sehingga meniadakan cinta kepada yang lain "

Contoh aplikatifnya adalah sirkel atau pertemanan yang buruk. Tidak semua teman mau mendukung untuk baik. Bahkan, banyak teman yang justru menjadi penghambat kebaikan.

Seringkali karena alasan pertemanan, salat jamaah terlambat diikuti. Karena alasan teman, rencana ikut kajian ilmu dibatalkan. Karena alasan menjaga pertemanan, kebiasaan buruk yang sudah ditinggalkan, dilakukan lagi.

Kalau memang merasa tidak enak dengan teman, malu atau sungkan, tidak sampai hati atau alasan-alasan lainnya membuat seseorang meninggalkan kewajiban sebagai hamba atau menjerumuskan kepada kejelekan, putus saja pertemanan itu!

Kembalilah kepada Allah secara totalitas!

وَأَنِيبُوٓاْ إِلَىٰ رَبِّكُمۡ وَأَسۡلِمُواْ لَهُ

"Dan ber-inabahlah (kembalilah kalian) kepada Tuhan kalian, dan berserah dirilah kepada-Nya! "

Memang benar, godaan syahwat dan syubhat tidak pernah berhenti bergulir. Selalu saja mengalir. Kadang manusia terbawa arus, terseret, dan terjebak hingga hampir tenggelam. Ada juga yang benar-benar tenggelam.

Ada yang kemudian selamat karena berjuang untuk menepi dan meminggir.

Kenapa sampai terjadi? Karena, ia mengikuti nafsu dengan berspekulasi atau coba-coba bermain dengan arus. Kadang ia berfikir, kalau pun terbawa arus, ia akan cepat-cepat kembali menepi. Berinabah!

Padahal berinabah itu, kembali kepada Allah tingkat tertinggi bukan kalau berbuat dosa lalu bertaubat. Inabah tertinggi itu ketika berusaha memutus semua hal yang bisa membuatnya jauh dari Allah Ta'ala.

Lendah, 05 Februari 2025

1 month, 3 weeks ago
**1631. DI MATA ORANG MUNAFIK

**1631. DI MATA ORANG MUNAFIK

Silahkan bergabung di channel :
🌎** https://t.me/galerisendangmulyo/
Artikel Faedah, Audio, Video dan Poster Dakwah dari para asatidzah serta ulama Ahlussunnah wal jamaah.

🌎 https://t.me/salafysendangmulyo
Info kajian serta kegiatan Ma'had Darul Hikmah 2 Sendangmulyo. Jalan Teratai Timur Perumnas Sendangmulyo Semarang

🌎 WAG Galeri Sendangmulyo
https://chat.whatsapp.com/KmlnpResFdrKFKJtl8pi9g
Semoga bermanfaat untuk kaum muslimin seluruhnya

4 months, 1 week ago
***?******?*** **SESUATU YANG PALING MULIA**

?? SESUATU YANG PALING MULIA
قال رسول الله صلى الله عليه وسلم:
ليس شيءٌ أكرَم على الله تعالى من الدعاء

صحيح الترمذي (٣٣٧٠)

?️ Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:”Tidak ada sesuatu yang lebih mulia di sisi Allah ta’ala daripada do’a.”
? Shahih At-Tirmidzi (3370)
?️ GALERI SENDANGMULYO
? Channel Telegram: https://t.me/galerisendangmulyo

? Semoga bermanfaat untuk kaum muslimin seluruhnya

4 months, 1 week ago
**1506. AKHLAK YANG BURUK MERUSAK DAKWAH

**1506. AKHLAK YANG BURUK MERUSAK DAKWAH

Silahkan bergabung di channel :
?** https://t.me/galerisendangmulyo/
Artikel Faedah, Audio, Video dan Poster Dakwah dari para asatidzah serta ulama Ahlussunnah wal jamaah.

? https://t.me/salafysendangmulyo
Info kajian serta kegiatan Ma'had Darul Hikmah 2 Sendangmulyo. Jalan Teratai Timur Perumnas Sendangmulyo Semarang
Semoga bermanfaat untuk kaum muslimin seluruhnya

4 months, 2 weeks ago
**DIANTARA SEBAB MUNCULNYA BERBAGAI FITNAH ADALAH …

DIANTARA SEBAB MUNCULNYA BERBAGAI FITNAH ADALAH MENUNDA PENJELASAN DARI WAKTU YANG DIBUTUHKAN
••••

?️Syaikh Abu Ammar Ali al-Hudzaifi hafizhahullah

Diantara sebab munculnya fitnah-fitnah adalah menunda penjelasan dari waktu yang dibutuhkan.

Ini termasuk kaedah penting yang dikenal dalam ilmu ushul fikih. Yaitu menunda penjelasan dari waktu yang dibutuhkan.

Tidak boleh, ketika terjadi fitnah dan manusia butuh penjelasan lalu orang-orang yang berilmu diam, yaitu orang-orang yang wajib secara personal atau fardhu ain, namun mereka diam sehingga terjadi fitnah.

Salah seorang ikhwah di Hadhramaut ketika saya pergi berdakwah ke Hadhramaut bersama Syaikh Nashir bersama beberapa ikhwah, dia berkata kepada kami, "Mayoritas orang-orang di Syihr tidak bersama al-Hajuri, sedangkan mayoritas orang-orang di Seihun bersama al-Hajuri. Tahukah Anda kenapa?!

Saya katakan kepadanya, "Kenapa?"

Dia menjawab, "Karena orang-orang di Syihr ketika terjadi fitnah al-Hajuri mereka mengambil fatwa Syaikh Ubaid yang berisi penjelasan, tahdzir, penerangan, malzamah-malzamah (semacam selebaran), dan ucapan 'waspadailah fitnah ini', mereka semuanya mengambil nasehat Syaikh Ubaid. Oleh karena itulah tidak ada seorangpun dari mereka yang terjatuh pada fitnah al-Hajuri. Adapun orang-orang di Seihun mereka mengambil nasehat masyayikh Yaman yang isinya,
"Jauhilah!"
"Jangan menulis!"
"Diamlah!"
"Sibukkan diri kalian dengan ilmu!"

Akhirnya banyak para pemuda yang jatuh menjadi korban al-Hajuri."

Ini ucapan salah seorang ikhwah dari Hadhramaut.

Dia mengatakan kepada saya, "Sekarang jika salah seorang dari pengikut al-Hajuri menyampaikan ceramah, masjid penuh."

Apa sebabnya?
Sebabnya karena sikap diam.

Dia (al-Hajuri) berbicara lebih dari tujuh tahun berupa caci maki dan ucapan terselubung, dan dia mengucapkan, "Kencingi penjelasan masyayikh!"

Dia bilang tentang penjelasan masyayikh, "Kencingi saja!"
Namun tidak ada seorangpun yang berbicara.

Engkau mengatakan ini fitnah?!
Kalianlah yang membiarkan fitnah, karena kalian diam, kalian menyelisihi kaedah kaedah.

Jelaskan!
Bicaralah!
Tidak boleh menunda penjelasan dari waktu yang dibutuhkan!

Demi Allah, sebagian ikhwah ada yang mengatakan bahwa al-Hajuri di atas kebenaran.
Ketika seseorang mengatakan, "Tidak, dia di atas kebatilan!"
Dia menjawab, "Mengapa masyayikh diam saja?!"
Ikhwah tersebut diam (tidak bisa menjawab).

Mereka berdalil dengan diamnya kalian!
Tidak boleh diam!
Jelaskan!

Syaikh Ubaid dahulu ketika masuk Ma'bar, beliau berkata kepada Muhammad al-Imam, "Bertakwalah kepada Allah! Bantahlah orang ini dan jelaskan keadaannya!"

Dia menjawab, "Anda telah melewati batas Anda, wahai Syaikh Ubaid. Anda telah melewati batas Anda."

Ucapan ini saya ambil dari Syaikh Bamahriz, dan beliau termasuk salah seorang yang hadir.

"Anda telah melewati batas Anda."

Mengapa kalian mendiamkan saja hal ini?!
MasyaAllah, peringatan-peringatan dari sebagian ikhwah datang dengan cepat selama tujuh tahun.

Selama tujuh tahun dia mencaci maki, namun kalian hanya diam saja!

Jadi terapkan kaedah ini, "Tidak boleh menunda penjelasan dari waktu yang dibutuhkan."

Dan pada fitnah terakhir, yaitu fitnah Musha'fiqah, mereka mencela para penuntut ilmu, tidak ada seorangpun yang menjelaskan.

Ketika datang penjelasan dari para ulama yang masuk menangani masalahnya, tiba-tiba ada orang-orang yang keluar berbicara dari tempat-tempat mereka.

Demi Allah, engkau melihat sesuatu yang aneh, yaitu menyedihkan.

https://t.me/salafysolo/1556

We recommend to visit

Pemburu yang diburu.

Last updated 3 months, 1 week ago

Memaparkan maklumat awal dan kemaskini terkini berkaitan kemalangan, bencana, jenayah dan isu-isu semasa dalam dan luar negara setiap hari.

Last updated 1 month, 2 weeks ago

Rakyat Malaysia tunggal di Palestin. Berkongsi kehidupan seharian di Gaza.

Last updated 2 months ago